- Back to Home »
- Pengetahuan »
- Radiasi Alat Elektronik
Posted by : Unknown
Jumat, 02 Agustus 2013

Laptop atau notepad merupakan salah satu dari beberapa macam alat elektronik yang memiliki banyak kegunaan dan fungsi bagi kehidupan manusia. Laptop atau notepad ini memang merupakan alat yang sangat praktis dan memiliki banyak fungsi dan kegunaan, Alat ini sudah sering kita jumpai dimanapun, baik disekolah, kantor, dan tempat – tempat umum lainnya. Namun disisi lain, mungkin anda pernah mendengar isu radiasi pada alat ekektronik seperti handphone, laptop ataupun notebook yang cukup kontroversial. Namun sebenarnya, perlu diketahui bahwa semua alat elektronik mengeluarkan radiasi yang tidak bisa kita hindari, mulai dari TV, mikrowave, komputer, laptop atau notebook, handphone dan lainnya. Padahal seperti yang kita tahu, penggunaan alat-alat ini serasa tidak bisa dihindarkan dari kehidupan sehari – hari.
Semua alat elektronik
mengeluarkan sejenis medan elektromagnetik (electromagnetic field atau
EMF) yang merupakan salah satu jenis radiasi. Namun, EMF adalah jenis
radiasi yang non-ionisasi, atau radiasi yang energinya bahkan tidak
cukup untuk mengionisasi atom atau mengeksitasi elektron, berbeda dengan
radiasi uranium, yang merupakan radiasi ionisasi.
Contoh dari radiasi
yang ekstrem dari alat elektronik adalah radiasi dari microwave, yang
mengeluarkan medan dengan frekuensi tinggi yang bisa dideteksi meskipun
dalam jarak beberapa yard. Namun kebanyakan radiasi alat elektronik
lainnya akan berkurang dalam jarak beberapa inchi saja. Jadi selama kita
menjaga jarak yang cukup saat menggunakan alat-alat tersebut, maka
tidak ada yang perlu dirisaukan.
Akhir – akhir ini,
kejadian – kejadian akibat radiasi telah banyak tejadi dan meningkat
secara drastis. Baik terjadinya kanker maupun penyakit akibat radiasi
lain.
Kali ini, kita akan
membahas radiasi dari laptop dan notebook. Kebanyakan orang – orang
menggunakan laptop dengan meletakkan laptop atau notebook diatas paha
mereka pada saat mereka bekerja. Bahkan ini dilakukan secara berjam –
jam. Tindakan ini, atau kebiasaan ini merupakan kebiasaan yang buruk.
Memangku laptop atau notebook sama saja tidak ada jarak antara tubuh
atau anggota tubung dengan laptop itu sendiri. Dan dari situlah, tubuh
kita sangat dekat dengan paparan radiasi dari laptop itu sendiri. Radiasi
yang keluar dari laptop atau notebook kebanyakan berasal dari dalam
komponen laptop, seperti harddisk dan chip memori, dari pada yang keluar
dari screen/ layar monitor.
Tranceiver (penerima)
koneksi wireless juga menghasilkan radiasi microwave, sehingga ada juga
dugaan yang menyebutkan bahwa sinyal wireless (atau wi-fi, wireless
fidelity) jauh lebih berbahaya. Namun WHO (World Health Organization)
menyangkal hal ini dan mengatakan bahwa efeknya masih di bawah batas
yang bisa merusak tubuh manusia.
Ada rekomendasi bahwa
batas medan elektromagnetik yang bisa ditoleransi tubuh adalah 2.5
miliGauss. Namun, laptop ternyata bisa mengeluarkan lebih dari 150 mG
saat digunakan.
Komputer desktop
dilengkapi dengan casing metal sehingga membentuk pelindung Gauss yang
melindungsi dari radiasi. Namun pada pembuat laptop ada yang
menghilangkan pelindung ini dari produknya agar laptop mereka lebih
ringan dan lebih merarik pengguna.
Berkaitan dengan
radiasi, berdasarkan penelitian radiasi dari laptop ini sendiri
mengakibatkan penurunan kualitas sperma. Penelitian ini mengambil sampel
sperma dari orang sehat. Dengan langkah awal membagi sperma orang
tersebut dalam dua wadah, wadah pertama berisi sperma yang didekatkan
dengan laptop yang berkoneksi terus dengan internet, dan sperma di wadah
yang kedua diletakkan jauh dari laptop. Dan setelah itu, tidak lama
kemudian, sperma kembali diamati dan ternyata telah terjadi perlambatan
gerak sperma yang berada di dekat laptop. Ini membuktikan, bahwa paparan
radiasi laptop dan WiFi dapat menurunkan kualitas sperma manusia,
terutama kaum pria dewasa.
Selain laptop,
handphone juga memiliki radiasi yang juga sama – sama merusak sperma,
kebanyakan orang membawa handphone didalam sakunya, hal itulah yang
menyebabkan sperma terkena papaan radiasi dari handphone itu sendiri.
Tumor otak yang
semakin menjadi tren di saat telepon selular booming juga menjadi salah
satu bukti adanya bahaya radiasi ini. Namun ada juga orang yang tidak
terpengaruh apa-apa selama hidupnya walaupun ia juga pengguna handphone.
Tetapi perlu juga diperhatikan bahwa ada kemungkinan bahwa pengaruh
radiasi-radiasi ini baru akan terasa 50 tahun kemudian di saat efeknya
sudah terakumulasi dan tersebar.
Efek sampingan memainkan laptop dengan dipangku antara lain: kelainan
kulit akibat panas, terkena sakit kulit akibat radiasi – (erythema ab
igne) sesuai penelitian yang ditulis Andreas W Arnold dkk di jurnal
resmi American Academy of Pediatrics. Efek lain adalah radiasi yang
menyerang tulang dan pangkal paha: berimbas mulai dari rasa nyeri,
kesemutan sampai membuat bentuk tulang asimetris. Salah satu efek yang
cukup menakutkan adalah menimbulkan kanker, baik kanker kulit maupun
kanker tulang. Tingkat sensitifitas ketahanan tubuh seseorang
berbeda-beda. Namun sekali lagi, mencegah lebih baik dari mengobati.
Efek yang merupakan non medis antara lain: ketidak-kondusifan memakai
laptop, konsekuensi laptop terjatuh atau ada gangguan komponen karena
tempatnya tidak nyaman.
Menurut factoidz.com, beberapa resiko yang mungkin bisa timbul akibat radiasi yang berlebihan antara lain:
+ resiko kanker
+ cacat kelahiran
+ pembelahan sel yang prematur sehingga menyebabkan mutasi
+ alzheimer (lupa/ pikun akut)
+ merusak mata (penglihatan)
+ kerusakan sperma
Tips – Tips mencegah akibat buruk dari radiasi dari alat elektronik:
1. Gunakan laptop atau alat elektronik lain se efisien mungkin
2. Jagalah alat elektronik seperti laptop dengan menggunakan tidak terlalu lama sehingga tidak terlalu panas
3. Jangan memangku atau meletakkan laptop diatas paha
4. Jaga jarak alat elektronik dengan tubuh kita
5. jangan letakkan handphone lama didekat kepala
6. Jagalah kesehatan tubuh
7. Gunakanlah headset atau headphone atau earphone jika menelpon dalam jangka waktu lama
8. Rajinlah berolah raga
9. Pakailah meja sebagai alat meletakkan laptop saat bekerja dengan laptop tersebut
10. Berilah waktu
istirahat kepada alat – alat elektronik anda, sehingga alat elektronik
anda tidak rusak karena terlalu banyak digunakan.