- Back to Home »
- Geografi - Kelas X / Kelas 1 SMA »
- Pola Curah Hujan Di Indonesia
Posted by : Unknown
Senin, 14 April 2014
Pola curah hujan di
setiap wilayah di Indonesia sangat bervariasi dikarenakan berbagai
faktor seperti letak geografis, topografi, dan lainnya. Jadi di
Indonesia tidak ada batas yang jelas antara musim penghujan dan musim
kemarau, ini dikarenakan Indonesia terletak di Daerah Konvergensi Antar Tropik.
Jadi kalau kalian lihat di berita kadangkala pada bulan yang sama di
Jakarta banjir akan tetapi di Kupang dilanda kekeringan. Jadi jangan
jangan beranggapan bahwa ketika sudah masuk musim hujan, maka semua
daerah di Indonesia akan hujan. Berikut adalah pola pergerakan curah
hujan yang ada di Indonesia.
1. Pantai sebelah barat setiap pulau memperoleh curah hujan lebih besar dibandingkan pantai bagian timur.
2. Jumlah curah hujan di Indonesia bagian barat lebih besar dibandingkan wilayah timur.
3. Curah hujan bertambah sesuai dengan ketinggian tempat. Curah hujan terbanyak terdapat pada ketinggian 600 - 900 mdpl.
4. Di daerah pedalaman pulau, musim hujan jatuh pada musim pancaroba.
5. Bulan maksimum hujan sesuai dengan letak DKAT.
6. Pola curah hujan bergeser dari barat ke timur
- Pantai barat Sumatera sampai Bengkulu mendapat curah hujan terbanyak pada bulan November
- Lampung dan Bangka yang berada di timur Sumatera mendapat hujan terbanyak pada bulan Desember
- Jawa bagian utara, Bali, Nusa Tenggara mendapat curah hujan pada bulan Januari - Februari.
7. Di daerah Sulawesi
Selatan bagian timur, Sulawesi Tenggara, Maluku Tengah musim hujan
berlangsung sekitar bulan Mei - Juni. Pada saat itu daerah lain sedang
mengalami musim kemarau. Batas daerah musim kemarau dan musim hujan
kira-kira terletak di sekitar 120 BT.
Rata-rata curah hujan di
Indonesia setiap tahunnnya tidak sama, ada yang curah hujannya tinggi
sepanjang tahun, ada yang curah hujannya rendah sepanjang tahun.
Terdapat 3 jenis pola hujan di Indoensia yaitu
1. Pola Monsoon: memiliki perbedaan yang jelas antara musim hujan dan musim kemarau.
2. Pola Equatorial: memiliki 2 puncak musim hujan (bimodial) yang biasanya terjadi pada bulan Maret dan Oktober.
3. Pola Hujan Lokal: hanya memiliki satu puncak musim hujan (unimodial)
![]() |
| Pola Curah Hujan Indonesia |
Berikut adalah tabel curah hujan tahunan rata-rata di Indonesia
Sumber:
BMKG

